Pasar monopoli


Bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal

Ciri-ciri Pasar Monopoli: 
1. Terdapat satu penjual
2. Harga ditentukan penjual (monopoli)
3. Perusahaan lain sulit memasuki pasar
4. Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
5. Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat

Kelebihan :

1.     Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
2.    Dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi.
3.    Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara.
4.    Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten.

Kekurangan :

1.     Perusahaan lain sulit memasuki pasar.
2.    Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan.
3.    Jumlah produk tergantung monopolis.
4.    Monopolis umumnya bertindak boros.
5.    Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen.

Contohnya :
microsoft windows, perusahaan listrik negara (PLN), perusahaan kereta api (PT.KAI)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Biaya Produksi


Biaya produksi adalah agaran atau pengeluaran biaya-biaya yang digunakan dalam proses produksi yang meliputi biaya bahan” baku seperti biaya matterial maupun no material, gaji pegawai dan biaya pembuatan produk yang biayanya lebih besar dibandingkan dengan jenis biaya lainnya.

Jenis-jenis Biaya Produksi
Biaya produksi membentuk harga pokok produksi suatu perusahan yang digunakan untuk menghitung harga pokok produk dengan menggunakan perhitungan akuntansi
Biaya produksi digolongkan dalam tiga jenis yang juga merupakan elemen-elemen utama dari biaya produksi, meliputi :
   
   1.  Biaya bahan baku (direct material Cost)
      Menuru Garrison et al. terjemahan Hinduan (2006:51) menyatakan bahwa bahan langsung adalah: “bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk jadi. Sesungguhnya bahan baku berkaitan dengan semua jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan produk jadi, dan produk jadi suatu perusahaan dapat menjadi bahan baku perusahaan yang lainnya”.

Merupakan bahan secara langsung digunakan dalam produksi untuk mewujudkan suatu macam produk jadi yang sudah siap untuk dipasarkan.
    
    2.  Biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost)
     Biaya tenaga kerja langsung menurut Hansen dan Mowen (1999:45) adalah: “tenaga kerja yang dapat ditelusuri pada barang atau jasa yang sedang diproduksi”. Pengertian biaya tenaga kerja langsung lainnya juga diungkapkan oleh Hariadi (1992:18) meliputi: “semua biaya tenaga kerja yang dapat diidentifikasi atau ditelusuri secara fisik terhadap produk tertentu seperti operator mesin dalam pabrik mobil

Merupakan biaya-biaya bagi para tenaga kerja langsung ditempatkan dan digunakan dalam menangani kegiatan-kegiatan proses produk jadi secara langsung diterjunkan dalam kegiatan produksi menangani segala peralatan produksi dan usaha itu dapat terwujud.

    3.  Biaya overhead pabrik (factory overhead cost)
     Biaya overhead pabrik menurut Hariadi (1992:18-19) meliputi: “semua biaya produksi selain biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung. Dengan kata lain biaya overhead pabrik meliputi biaya bahan tidak langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya pabrik tidak langsung lainnya seperti depresiasi gedung pabrik, depresiasi mesin”.

Umumnya didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya yang tidak secara mudah didefinisikan atau dibebankan pada suatu pekerjaan.
Elemen-elemen dari biaya Overhead Pabrik yaitu :
1.       Biaya bahan penolong
2.       Biaya tenaga kerja tidak langsung
3.       Biaya depresiasi dan amortisasi aktiva tetap
4.       Biaya reparasi dan pemeliharaan mesin
5.       Biaya listrik dan air pabrik
6.       Biaya asuransi pabrik
7.       Operasi lain-lain

Proses Produksi
Pengumpulan harga produksi sangat ditentukan berdasarkan proses produksinya. Proses produksi dibagi menjadi 2 macam:
   1.  Produksi atas dasar pesanan
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan melaksanakan pengolahan produknya atas dasar pesanan yang diterima dari pihak luar. Perusahaan ini mengumpulkan biaya produksi dengan menggunakan harga pokok pesanan (Job order cost methode)
   
   2.  Produksi masa
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan produksi massa melaksanakan pengolahan produknya untuk memenuhi persediaan di gudang yang umumnya produknya berupa standar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments



GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA


Kepemimpinan merupakan salah satu isu dalam manajemen yang cukup menarik di perbincangkan, peran kepemimpinan yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi,visi dan tujuan suatu organisasi. berhasil atau tidaknya suatu perusahaan tergantung dari kualitas sii pemimpin dalam membagi tugas atau strategi yang tepat untuk hasil yang diinginkan.
Organisasi yang berhasil dalam mencapai tujuan serta mampu memenuhi tanggug jawab sosialnya akan sangat tergantung pada para pimpinan. Bila pimpinan mampu melaksanakan dengan baik, sangat mungkin organisasi tersebut akan mencapai sasarannya. Suatu organisasi membutuhkan pemimpin yang efektif, yang mempunyai kemampuan mempengaruhi perilaku anggotanya atau anak buah. Jadi, seorang pemimpin atau kepala suatu organisasi akan diakui sebagai seorang pemimpin apabila ia dapat mempunyai pengaruh dan mampu mengarahkan bawahannya kearah pencapaian tujuan organisasi.
Gaya kepemimpinan adalah suatu cara yang digunakan oleh seorang pemimpin dalam mempengaruhi perilaku orang lain. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang dipergunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain. Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda” karena setiap orang mempunyai cara yang strategis untuk menggapai suatu tujuan.
Untuk masalah kepemimpinan sering muncul akhir’ ini karena seseorang yang hidup berkelompok ingin menghasilkan keuntungan demi kelompoknya dan dirinya sendiri tampa peduli dengan bawahannya.
Kepemimpinan diartikan sebagai proses mempengaruhi dan mengarahkan berbagai tugas yang berhubungan dengan aktivitas anggota kelompok. Kepemimpinan juga diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi berbagai strategi dan tujuan, kemampuan mempengaruhi komitmen dan ketaatan terhadap tugas untuk mencapai tujuan bersama; dan kemampuan
mempengaruhi kelompok agar mengidentifikasi, memelihara dan mengembangkan budaya organisasi (Stogdill dalam Stoner dan Freeman 1989 : 459-460).  Unsur-unsur kepemimpinan menurut Stogdill adalah:

a) Adanya keterlibatan anggota organisasi sebagai pengikut.
b) Distribusi kekuasaan di antara pemimpin dengan anggota organisasi.
c) Legitimasi diberikan kepada pengikut.
d) Pemimpin mempengaruhi pengikut melalui berbagai cara.

Adapun fungsi pemimpin adalah sebagai berikut :

1.     Fungsi Interpersonal (The Interpersonal Roles)

Fungsi ini dapat  ditingkatkan melalui jabatan formal yang dimiliki oleh seorang     pemimpin dan antara pemimpin dengan orang lain. Fungsi interpersonal terbagi menjadi 3, yaitu :
a)    Sebagai Simbol Organisasi (Figurehead). Kegiatan yang dilakukan dalam menjalankan fungsi sebagai  simbol organisasi umumnya bersifat resmi, seperti menjamu makan siang pelanggan.
b)   Sebagai Pemimpin (Leader). Seorang pemimpin menjalankan fungsinya dengan menggunakan pengaruhnya untuk memotivasi dan mendorong anggotanya untuk meningkatkan prestasi kerja sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan maksimal.
c)    Sebagai Penghubung (Liaison). Seorang pemimpin juga berfungsi sebagai penghubung dengan orang diluar lingkungannya, disamping ia juga harus dapat berfungsi sebagai penghubung antara manajer dalam berbagai level dengan bawahannya.
2.    Fungsi Informasional (The Informational Roles)

Seringkali pemimpin harus menghabiskan banyak waktu dalam urusan menerima dan menyebarkan informasi.  Ada tiga fungsi pemimpin disini.  

  • Sebagai Pengawas (Monitor). Untuk mendapatkan informasi yang valid, pemimpin harus melakukan pengamatan dan pemeriksaan secara kontinyu terhadap lingkungannya, yakni terhadap bawahan, atasan, dan selalu menjalin hubungan dengan pihak luar.
  • Sebagai Penyebar (Disseminator). Pemimpin juga harus mampu menyebarkan informasi kepada pihak-pihak yang memerlukannya.
  • Sebagai Juru Bicara (Spokesperson). Sebagai juru bicara, pemimpin berfungsi untuk menyediakan informasi bagi pihak luar.

3.    Fungsi Pembuat Keputusan (The Decisional Roles)

Ada empat fungsi pemimpin yang berkaitan dengan keputusan.

a         Ada empat fungsi pemimpin yang berkaitan dengan keputusan.

·         Sebagai Pengusaha (Entrepreneurial). Pemimpin harus mampu    
memprakarsai pengembangan proyek dan menyusun sumber daya yang
diperlukan. 
Oleh karena itu pemimpin harus memiliki sikap proaktif. 
·   Sebagai Penghalau Gangguan (Disturbance Handler). Pemimpin sebagai penghalau gangguan harus bersikap reaktif terhadap masalah dan tekanan situasi.
·      Sebagai Pembagi Sumber Dana (Resource Allocator). Disini pemimpin harus dapat memutuskan kemana saja sumber dana akan didistribusikan ke bagian-bagian dari organisasinya. Sumber dana ini mencakup uang, waktu, perbekalan, tenaga kerja dan reputasi.
·       Sebagai Pelaku Negosiasi (Negotiator). Seorang pemimpin harus  mampu melakukan negosiasi pada setiap tingkatan, baik dengan bawahan, atasan maupun pihak luar.

 Suatu organisasi membutuhkan pemimpin yang efektif, yang mempunyai kemampuan mempengaruhi perilaku anggotanya atau anak buahnya. Jadi, seorang pemimpin atau kepala suatu organisasi akan diakui sebagai seorang pemimpin apabila ia dapat mempunyai pengaruh dan mampu mengarahkan bawahannya ke arah pencapaian tujuan organisasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


PERILAKU PRODUSEN










Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.

Sekarang ini banyak sekali usaha” kecil seperti tempat makan, tempat nongkrong remaja” oleh sebab itu para produsen memanfaat kondisi ini mereka berusaha membangun atau membuat tempat” yang asik namum harganya terjangkau maka dari itu banyak beberapa rumah makan atau tempat” belajanja yang menawarkan diskon besar”an kenapa demikian karena diIndonesia khususnya sudah banyak sekali rumah makan,tempat belanja dll oleh sebab itu seorang produsen menciptakan ide” supaya produk yang mereka jual laku dan mendapatkan laba dengan metode by 1 get 1 atau diskon 50% tidak akan merugikan konsumen sebab semakin banyak yang beli maka hasilnya pun semakin imbang dengan harga normal.

Berikut beberapa cara yang harus dilakukan oleh produsen :
a.    Perencanaan
Perencanaan antara lain terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. Ia harus tau apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.
b.    Pengorganisasian.
Semua sumber daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.
c.    Pengarahan.
Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.
d.    Pengendalian.
Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya.

  Perilaku produsen yang menguntungkan

a.  Memiliki keahlian pengusaha, berperilaku profesional sehingga mampu menciptakan ha sil produksi yang sesuai dengan kebutuhan dan daya beli masyarakat.
b.  Mampu meningkatkan produksi dengan menentukan komposisi faktor-faktor produksi yang dapat meminimumkan biaya.
c.   Berusaha dan mampu memperoleh keuntungan maksimal yang digunakan antara lain untuk meningkatkan dan masyarakat di sekitar perusahaan.
d.  Menggunakan keuntungan perusahaan untuk memperluas usaha.
e.  Patuh membayar pajak.
f.   Mampu mengolah limbah perusahaan, sehingga tidak menimbulkan pencemaran.

  Perilaku produsen yang merugikan

1.  Tidak memiliki keahlian pengusaha.
2.  Fungsi-fungsi pengusaha, seperti penerapan fungsi manajemen planning, organizing, actuating and controlling tidak efektif dan terjadi pemborosan.
3.  Biaya produksi lebih besar dari hasil penjualan, sehingga perusahaan menderita kerugian.
4.  Pajak tidak dibayar.
5.  Perolehan kredit dari bank tidak digunakan untuk menyehatkan perusahaan, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi.
6.  Limbah industri perusahaan mencemari sungai dan udara sekitarnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


PERILAKU KONSUMEN
















Tujuan dari pemasaran adalah untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan secara lebih baik dari pada pesaing. Perilaku konsumen merupakan studi Tentang cara individu, kelompok, organisasi dalam menyeleksi, membeli, menggunakan, dan mendisposisikan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.

Studi konsumen memberikan petunjuk untuk memperbaiki dan memperkenalkan produk atau jasa, menetapkan harga, perencanaan saluran, menyusun pesan, dan mengembangkan kegiatan pemasaran lain termasuk dalam mengetahui perilaku konsumen.

CONTOHNYA:

Didaerah kota-kota besar khususnya DKI JAKARTA kota yang sibuk macet adalah salah satu pendukung dimana konsumen untuk mampir sebentar menghilangkan penat karenah seharian berkerja dengan memanjakan mata berbelanja atau kesalon itulah yang dimaksud dengan prilaku konsumen , berbeda dengan dikota-kota kecil mayoritas masyarakatnya menjadi produsen sedangakan dengan didaerah DKI JAKARTA masyarakatnya lebih memilih menjadi masyarakat yang komsumtif .

Perilaku pembelian konsumen sebenarnya di pengaruhi oleh faktor-faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Sedangkan faktor yang paling berpengaruh dan paling luas dan paling dalam adalah faktor budaya.

Sedangkan menurut James F. Engel – Roger D Blackwell-Paul W. Miniart dalam saladin terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :

1.     Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.
2.    Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.
3.    Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


PENENTUAN HARGA PERMINTAAN DAN PENAWARAN

A.  Permintaan

Permintan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar atau konsumen dengan harga tertentu dan sesuai kebutuhan
Beberapa Penentuan Permintaan

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan :
a.    Harga barang itu sendiri (Px)
b.     Harga barang lain ( Py)
c.    Pendapatan konsumen (Inc)
d.     Cita rasa (T)
e.     Iklim (S)
f.    Jumlah penduduk (Pop)
g.     Ramalan masa yang akan datang (F)

 Hukum Permintaan (the low of demand)

Pada hakikatnya hukum permintaan merupakan suatu hipotesis yang menyatakan : “Hubungan antara barang yanng diminta oleh konsumen dengan harga barang tersebut dimana hubungan itu berbanding terbalik , ketika harga meningkat atau naik maka jumlah barang yang diminta akan menurun dan sebaliknya harga barang akan turun jumlah pemasokan barang meningkat “.

B.  Penawaran

Penawaran adalah seuatu transaksi yang terjadi antara penjual dengan konsumen dimana harga yang diinginkan oleh konsumen sesuai dengan barang yang mereka beli dan disetujuai oleh penjual. Penawaran barang dari distributor juga disesuaikan dengan perkembangan pasar apabila barang tersebut dipasaran banyak diminati maka penawaran distributor terhadap penjual semakin meningkat.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Organisasi yang berkembang

tugas softskill by

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments