Biaya Produksi


Biaya produksi adalah agaran atau pengeluaran biaya-biaya yang digunakan dalam proses produksi yang meliputi biaya bahan” baku seperti biaya matterial maupun no material, gaji pegawai dan biaya pembuatan produk yang biayanya lebih besar dibandingkan dengan jenis biaya lainnya.

Jenis-jenis Biaya Produksi
Biaya produksi membentuk harga pokok produksi suatu perusahan yang digunakan untuk menghitung harga pokok produk dengan menggunakan perhitungan akuntansi
Biaya produksi digolongkan dalam tiga jenis yang juga merupakan elemen-elemen utama dari biaya produksi, meliputi :
   
   1.  Biaya bahan baku (direct material Cost)
      Menuru Garrison et al. terjemahan Hinduan (2006:51) menyatakan bahwa bahan langsung adalah: “bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk jadi. Sesungguhnya bahan baku berkaitan dengan semua jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan produk jadi, dan produk jadi suatu perusahaan dapat menjadi bahan baku perusahaan yang lainnya”.

Merupakan bahan secara langsung digunakan dalam produksi untuk mewujudkan suatu macam produk jadi yang sudah siap untuk dipasarkan.
    
    2.  Biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost)
     Biaya tenaga kerja langsung menurut Hansen dan Mowen (1999:45) adalah: “tenaga kerja yang dapat ditelusuri pada barang atau jasa yang sedang diproduksi”. Pengertian biaya tenaga kerja langsung lainnya juga diungkapkan oleh Hariadi (1992:18) meliputi: “semua biaya tenaga kerja yang dapat diidentifikasi atau ditelusuri secara fisik terhadap produk tertentu seperti operator mesin dalam pabrik mobil

Merupakan biaya-biaya bagi para tenaga kerja langsung ditempatkan dan digunakan dalam menangani kegiatan-kegiatan proses produk jadi secara langsung diterjunkan dalam kegiatan produksi menangani segala peralatan produksi dan usaha itu dapat terwujud.

    3.  Biaya overhead pabrik (factory overhead cost)
     Biaya overhead pabrik menurut Hariadi (1992:18-19) meliputi: “semua biaya produksi selain biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung. Dengan kata lain biaya overhead pabrik meliputi biaya bahan tidak langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya pabrik tidak langsung lainnya seperti depresiasi gedung pabrik, depresiasi mesin”.

Umumnya didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya yang tidak secara mudah didefinisikan atau dibebankan pada suatu pekerjaan.
Elemen-elemen dari biaya Overhead Pabrik yaitu :
1.       Biaya bahan penolong
2.       Biaya tenaga kerja tidak langsung
3.       Biaya depresiasi dan amortisasi aktiva tetap
4.       Biaya reparasi dan pemeliharaan mesin
5.       Biaya listrik dan air pabrik
6.       Biaya asuransi pabrik
7.       Operasi lain-lain

Proses Produksi
Pengumpulan harga produksi sangat ditentukan berdasarkan proses produksinya. Proses produksi dibagi menjadi 2 macam:
   1.  Produksi atas dasar pesanan
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan melaksanakan pengolahan produknya atas dasar pesanan yang diterima dari pihak luar. Perusahaan ini mengumpulkan biaya produksi dengan menggunakan harga pokok pesanan (Job order cost methode)
   
   2.  Produksi masa
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan produksi massa melaksanakan pengolahan produknya untuk memenuhi persediaan di gudang yang umumnya produknya berupa standar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar