PENGERTIAN ESAI

PENGERTIAN ESAI....

Menurut H.B Jassin ( Sang Paus Sastra )
v  Esai adalah uraian yang membicarakan bermacam ragam,tidak tersusun secara teratur tetapi seperti dipetik dari bermacam jalan pikiran.Dalam esai terlihat keinginan,sikap terhadap soal yang dibicarakan,kadang-kadang terhadap soal yang dibicarakan. Pengertian esai sebagai karangan yang sedang panjangnya,yang membahas persoalan secara mudah dan sepintas lalu dalam bentuk prosa.

Menurut Soetomo Esai
v  sebagai karangan pendek mengenai suatu masalah yang kebetulan menarik perhatian untuk diselidiki dan dibahas.Pengarang mengemukakan pendiriannya,pikirannya, cita-citanya dan sikapnya terhadap suatu persoalan yang disajikan.

Menurut F.X Surana
v  Esai adalah sebagai kupasan suatu ciptaan,tentang suatu soal,masalah pendapat,idiologi,dengan panjang lebar.Kupasan ini berdasarkan pandangan penulisnya dan diutarakan secara tidak teratur.

Berikut saya akan menuliskan esai mengenai diri saya...


Nama saya Debby arilia pratiwi, saya lahir di Jakarta pada tanggal 22-April-1993, saya anak ke-dua dari dua bersaudara ibu saya bernama Retno dan ayah saya yang bernama Jamil ,saya mempunyai seorang kakak laki-laki yang bernama Danar Seno jarak umur kami sangat dekat hanya beda satu tahun saja. Saya tinggal didaerah Bekasi di Jl. Nangka 3 Rt 005/Rw 003 No. 150 A, Jati bening.  Dulu saya pernah bersekolah di Tk. Darurahman, SDN 05 Pagi Pondok Kelapa, SMP Negeri 139 Jakarta Timur, SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta Timur dan sekarang saya kuliah di Universitas Gunadarma jurusan S1 Sistem Informasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

PERILAKU KONSUMEN PADA SUATU PRODUK DAN BAGAIMANA KONSUMEN MENDAPATKAN KEPUASAN MAKSIMAL PADA PRODUK TERSEBUT.

Pada dasarnya konsumen akan membeli produk yang harganya murah dengan kualitas yang bagus , dan untuk saat ini banyak sekali pesaing” dalam dunia bisnis yang menawarkan berbagai diskon besar-besaran namun belom tentu barang yang dihasilkan sesuai dengan keinginan sebagai contohnya pada industri pakaian saingan yang begitu banyak dan dibukanya pasar bebas merupakan alasan sebuah PRODUSEN menawarkan diskon besar-besaran atau bisa dibilang cuci gudang dari pada pakaian tersebut tidak laku mereka membuat diskon 50% atau buy one get one.

Tapi terkadang produsen tidak melihat kualitas barang yang akan dijualnya. inilah yang menjadi alasan kenapa masyarakat kita lebih memilih produk yang lebih mahal karena kualitasnya yang terjangkau.
Banyak juga sekarang yang menawarkan order secara online ini salah satu kemudahan untuk konsumen membeli barang tampa harus datang langsung ke toko atau tempat produksinya namun lagi-lagi kita sebagai konsumen tidak dapat melihat atu mengetahui kondisi barang sebelum di beli tidak heran banyak konsumen yang menyesal karena barang yang mereka beli rusak atau tidak sesuai dengan gambar yang mereka lihat dari internet.

Ada juga delivery order ini banyak digunakan pada industri FOD’S & BEVERAGE’S ini juga menjadi keuntungan bagi konsumen sebab konsumen tidak perlu datang langsung ke toko hanya dengan menelepon saja pesanan akan tiba 30 menit sebagai contohnya yaitu PHD (pizza hut delivery) mereka menyediakan jasa ini sehingga konsumen bisa menyantap produk yang ia mau hanya dengan tlp dan 30 m3nit sampai dengan kondisi pizza yang masih hangat dan rasanya yang lezat dan apa bila mereka terlambat atau lebih dari 30 menit maka konsumen akan mendapatkan sebuah voucher yang bisa ditukarkan dengan 1 pizza regular.
Menurut saya ini adalah salah satu strategi bisnis untuk menarik konsumen karena sekarang persaingan bisnis yang begitu ketat dan strategi ini sangat menguntungkan juga bagi konsumen. 




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

  Pengertian Komunikasi
       Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”.  Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya.
       Manusia pada umumnya memerlukan komunikasi sebab seorang manusia tidak bisa hidup tampa bantuan orang lain komunikasi sebagai penghubung antara manusia satu dengan manusia lainnya banyak cara berkomunikasi yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah informasi.
Pengertian Organisasi
Sebuah organisasi memang dibentuk sebagai wadah yang didalamnya berkumpul sejumlah orang yang menjalankan serangkaian aktivitas tertentu secara teratur guna tercapainya tujuan yang telah disepakati bersama. Terlebih dalam kehidupan masyarakat modern, manusia merasa bahwa selain mengatur dirinya sendiri, ia juga perlu mengatur lingkungannya, memelihara ketertiban, mengelola dan mengontrolnya lewat serangkaian aktifitas yang kita kenal dengan manajemen dan organisasi. William (1956) menyebutnya dengan istilah TheOrganisation Man”.
Peran Komunikasi dalam Organisasi
Komunikasi dalam organisasi adalah komunikasi di suatu organisasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para karyawan maupun dengan khalayak yang ada kaitannya dengan organisasi, dalam rangka pembinaan kerja sama yang serasi untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi (Effendy,1989: 214).
jadi yang dimaksud dengan Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi. Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.

Fungsi Komunikasi dalam Organisasi
     Dalam suatu organisasi baik yang berorientasi komersial maupun sosial, komunikasi dalam organisasi atau lembaga tersebut akan melibatkan empat fungsi, yaitu:

Fungsi informatif
Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi (information-processing system).  Maksudnya, seluruh anggota dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak, lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota organisasi dapat melaksanakan pekerjaannya secara lebih pasti informasi pada dasarnya dibutuhkan oleh semua orang yang mempunyai perbedaan kedudukan dalam suatu organisasi.  Orang-orang dalam tataran manajemen membutuhkan informasi untuk membuat suatu kebijakan organisasi ataupun guna mengatasi konflik yang terjadi di dalam organisasi.  Sedangkan karyawan (bawahan) membutuhkan informasi tentang jaminan keamanan, jaminan sosial dan kesehatan, izin cuti dan sebagainya.
Fungsi Regulatif
Fungsi regulatif ini berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.  Pada semua lembaga atau organisasi, ada dua hal yang berpengaruh terhadap fungsi regulatif ini, yaitu:
  Atasan atau orang-orang yang berada dalam tataran manajemen yaitu mereka yang memiliki kewenangan untuk mengendalikan semua informasi yang disampaikan.  Disamping itu mereka juga mempunyai kewenangan untuk memberikan instruksi atau perintah, sehingga dalam struktur organisasi kemungkinan mereka ditempatkan pada lapis atas (position of authority) supaya perintah-perintahnya dilaksanakan sebagaimana semestinya.  Namun demikian, sikap bawahan untuk menjalankan perintah banyak bergantung pada:
a. Keabsahan pimpinan dalam penyampaikan perintah.
b. Kekuatan pimpinan dalam memberi sanksi.
c. Kepercayaan bawahan terhadap atasan sebagai seorang pemimpin sekaligus sebagai pribadi.
d. Tingkat kredibilitas pesan yang diterima bawahan.
     

Unsur – Unsur Komunikasi

1.   Komunikator / pengirim / sender . Merupakan orang yang menyampaikan isi pernyataannya kepada komunikan . Komunikator bisa tunggal , kelompok , atau organisasi pengirim berita . Komunikator bertanggung jawab dalam hal mengirim berita dengan jelas , memilih media yang ocok untuk menyampaikan pesan tersebut , dan meminta kejelasan apakah pesan telah diterima dengan baik . Untuk itu , seorang komunikator dalam menyampaikan pesan atau informasi harus memperhatikan dengan siapa dia berkomunikasi , apa yang akan dia sampaikan , dan bagaimana cara menyampaikannya .
2.    Komunikan / penerima / receiver .
Merupakan penerima pesan atau berita yang disampaikan oleh komunikator . Dalam proses komunikasi , penerima pesan bertanggung jawab untuk dapat mengerti isi pesan yang disampaikan dengan baik dan benar . Penerima pesan juga memberikan umpan balik kepada pengirim pesan untuk memastikan bahwa pesan telah diterima dan dimengerti secara sempurna .
3.    Saluran / media / channel .
Merupakan saluran atau jalan yang dilalui oleh isi pernyataan komunikator kepada komunikan dan sebaliknya . Pesan dapat berupa kata - kata atau tulisan , tiruan , gambaran atau perantara lain yang dapat digunakan untuk mengirim melalui berbagai channel yang berbeda seperti telepon , televisi , fax , photo copy , email , sandi morse , semaphore , sms , dan sebagainya . Pemilihan channel dalam proses komunikasi tergantung pada sifat berita yang akan disampaikan( Wursanto , 1994 ) .
      Hambatan Komunikasi

Pada sebuah proses komunikasi yang terjadi terkadang kita juga akan mengalami banyak hambatan dalam berkomunikasi. Beberapa Hambatan Komunikasi adalah :
  • Hambatan sematik

Komunikasi yang disebabkan oleh fakor bahasa yg digunakan oleh para pelaku
Komunikasi
  •          Hambatan mekanik

Komunikasi yang disebabkan oleh factor elektrik, mesin atau media lainnya
  •          Hambatan antropologis

Hambatan yang disebabkan oleh perbedaan pada diri manusia
  •          Hambatan psikologis

Hambatan yang disebabkan oleh factor kejiwaan.


   Klasifikasi Komunikasi
Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :

    1)  Dari segi sifatnya :
         a. Komunikasi Lisan
        komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara
        contoh: presentasi
         b. Komunukasi Tertulis
        komunikasi melalui tulisan
        Cth: email
         c. Komunikasi Verbal
        komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan
        cth: curhat
         d. Komunikasi Non Verbal
        komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)
        cth: seseorang yang nerves (gemetar)

     2) Dari segi arahnya :
        a. Komunikasi Ke atas
       komunikasi dari bawahan ke atasan
        b. Komunikasi Ke bawah
       komunikasi dari atasan ke bawahan
        c. Komunikasi Horizontal
       komunikasi ke sesama manusia / setingkat   
        d. Komunikasi Satu Arah
       Pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
        e. Komunikasi Dua Arah
       Berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi

       3) Menurut Lawannya :

           a. Komunikasi Satu Lawan Satu
          Berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
          contoh:berbicara melalui telepon 
          b. Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
         Berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok
         Contoh: kelompok satpam menginterogasi maling
          c. Kelompok Lawan Kelompok
         Berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain
         Contoh: debat partai politik

        4) Menurut Keresmiannya :

            a. Komunikasi Formal
           Komunikasi yang berlangsung resmi
           Contoh: rapat pemegang saham
            b. Komunikasi Informal
           Komunikasi yang tidak resmi
           Contoh : berbicara dengan teman


Referensi :
(22 Maret 2013)

(16 Maret 2013)

(16 Maret 2013)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Pasar oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Pasar hanya dikuasai oleh beberapa kelompok pengusaha ada kesepakatan antar pengusaha untuk mengalahkan atau mendikte pasar (konsumen). Contoh : Melakukan permainan harga.

Bentuk-bentuk oligopoli :
Price- fixing, bentuk praktek oligopoli dimana perusahaan2 oligopolitis sepakat untuk menetapkan harga lebih tinggi dan memaksa konsumen untuk menerima harga tersebut.
Manipulasi penawaran, bentuk praktek oligopoli dimana perusahaan2 oligopolitis sepakat untuk menunda proses produksi atau menghentikan penawaran untuk kurun waktu tertentu sehingga terjadi kelangkaan barang di pasar.

Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.
Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
Dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi, khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel, sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel.

Ciri-ciri :
1.     Terdapat beberapa penjual.
2.    Barang yang dijual homogen atau beda corak.
3.    Sulit dimasuki perusahaan baru.
4.    Membutuhkan peran iklan.
5.    Terdapat satu market leader (pemimpin pasar).
6.    Harga jual tidak mudah berubah

Kelebihan :
1.     Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
2.    Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
3.    Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
4.    Adanya penerapan teknologi baru

Kekurangan :
1.     Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan.
2.    Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi.
3.    Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang.
4.    Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi.
5.    Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru.
6.    Bisa berkembang ke arah monopoli

Contoh Pasar Oligopoli di Indonesia :
Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat.
Produk layanan dari operator selular GSM dan CDMA di Indonesia, dapat dikelompokkan ke dalam pasar oligopoli

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Pasar persaingan sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak

Ciri-ciri :
1.     Jumlah penjual dan pembeli banyak.
2.    Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain.
3.    Penjual bersifat pengambil harga (price taker).
4.    Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply).
5.     Posisi tawar konsumen kuat.
6.    Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata.
7.    Sensitif terhadap perubahan harga.
8.    Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

Kelebihan :
1.     Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi.
2.    Kebebasan bertindak dan memilih.
3.    Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga.

Kekuranngan :
1.     Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi.
2.    Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial.
3.    Membatasi pilihan konsumen.
4.    Biaya dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi.
5.    Distribusi pendapatan tidak selalu rata.

Contohnya : seperti pasar” tradisonal

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Pasar monopoli


Bentuk pasar yang hanya terdapat satu penjual saja. Dalam bentuk pasar ini hanya terdapat satu penjual sehingga praktis tidak ada pesaing (competitor) sehingga penjual atau monopolis leluasa menguasai pasar. Sebagai penjual tunggal, monopolis dapat meraih keuntungan yang melebihi normal

Ciri-ciri Pasar Monopoli: 
1. Terdapat satu penjual
2. Harga ditentukan penjual (monopoli)
3. Perusahaan lain sulit memasuki pasar
4. Konsumen tidak bisa pindah walau rugi
5. Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat

Kelebihan :

1.     Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
2.    Dapat meningkatkan daya saing bilamonopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi.
3.    Mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan negara.
4.    Dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli terbentuk karena pemberian hak cipta dan hak paten.

Kekurangan :

1.     Perusahaan lain sulit memasuki pasar.
2.    Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan.
3.    Jumlah produk tergantung monopolis.
4.    Monopolis umumnya bertindak boros.
5.    Timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi dan pembeli/konsumen.

Contohnya :
microsoft windows, perusahaan listrik negara (PLN), perusahaan kereta api (PT.KAI)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments


Biaya Produksi


Biaya produksi adalah agaran atau pengeluaran biaya-biaya yang digunakan dalam proses produksi yang meliputi biaya bahan” baku seperti biaya matterial maupun no material, gaji pegawai dan biaya pembuatan produk yang biayanya lebih besar dibandingkan dengan jenis biaya lainnya.

Jenis-jenis Biaya Produksi
Biaya produksi membentuk harga pokok produksi suatu perusahan yang digunakan untuk menghitung harga pokok produk dengan menggunakan perhitungan akuntansi
Biaya produksi digolongkan dalam tiga jenis yang juga merupakan elemen-elemen utama dari biaya produksi, meliputi :
   
   1.  Biaya bahan baku (direct material Cost)
      Menuru Garrison et al. terjemahan Hinduan (2006:51) menyatakan bahwa bahan langsung adalah: “bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk jadi. Sesungguhnya bahan baku berkaitan dengan semua jenis bahan yang digunakan dalam pembuatan produk jadi, dan produk jadi suatu perusahaan dapat menjadi bahan baku perusahaan yang lainnya”.

Merupakan bahan secara langsung digunakan dalam produksi untuk mewujudkan suatu macam produk jadi yang sudah siap untuk dipasarkan.
    
    2.  Biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost)
     Biaya tenaga kerja langsung menurut Hansen dan Mowen (1999:45) adalah: “tenaga kerja yang dapat ditelusuri pada barang atau jasa yang sedang diproduksi”. Pengertian biaya tenaga kerja langsung lainnya juga diungkapkan oleh Hariadi (1992:18) meliputi: “semua biaya tenaga kerja yang dapat diidentifikasi atau ditelusuri secara fisik terhadap produk tertentu seperti operator mesin dalam pabrik mobil

Merupakan biaya-biaya bagi para tenaga kerja langsung ditempatkan dan digunakan dalam menangani kegiatan-kegiatan proses produk jadi secara langsung diterjunkan dalam kegiatan produksi menangani segala peralatan produksi dan usaha itu dapat terwujud.

    3.  Biaya overhead pabrik (factory overhead cost)
     Biaya overhead pabrik menurut Hariadi (1992:18-19) meliputi: “semua biaya produksi selain biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung. Dengan kata lain biaya overhead pabrik meliputi biaya bahan tidak langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya pabrik tidak langsung lainnya seperti depresiasi gedung pabrik, depresiasi mesin”.

Umumnya didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya yang tidak secara mudah didefinisikan atau dibebankan pada suatu pekerjaan.
Elemen-elemen dari biaya Overhead Pabrik yaitu :
1.       Biaya bahan penolong
2.       Biaya tenaga kerja tidak langsung
3.       Biaya depresiasi dan amortisasi aktiva tetap
4.       Biaya reparasi dan pemeliharaan mesin
5.       Biaya listrik dan air pabrik
6.       Biaya asuransi pabrik
7.       Operasi lain-lain

Proses Produksi
Pengumpulan harga produksi sangat ditentukan berdasarkan proses produksinya. Proses produksi dibagi menjadi 2 macam:
   1.  Produksi atas dasar pesanan
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan melaksanakan pengolahan produknya atas dasar pesanan yang diterima dari pihak luar. Perusahaan ini mengumpulkan biaya produksi dengan menggunakan harga pokok pesanan (Job order cost methode)
   
   2.  Produksi masa
Perusahaan yang berproduksi berdasarkan produksi massa melaksanakan pengolahan produknya untuk memenuhi persediaan di gudang yang umumnya produknya berupa standar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments