| di 09.42
A. JELASKAN TENTANG PENGERTIAN KOMUNIKASI , KOMUNIKASI INFORMAL & JARINGAN KOMUNIKASI.
Komunikasi adalah suatu interaksi yang saling berhubungan antara satu sama lain sehingga tercapailah sebuah keselarasan.
Jaringan komunikasi adalah serangkaian interkoneksi antara beberapa komonikasi yang ada seperti komunikasi informal, formal, maupun non formal . seperti jaringan komunikasi suatu perusahan dalam memasarkan produk barunya meraka memanfaatkan jaringan komunikasi tersebut baik secara formal dengan melakukan demo produk ke perusahaan yang sudah berkerja sama maupun non formal dengan cara disebarkan melalui rekomendasi produsen disosial media.
B. PENGERTIAN , JENIS ATAU TIPE
PENGAWASAN
Pengawasan merupakan proses kegiatan untuk memastikan dan
menjamin bahwa tujuan dan sasaran serta tugas-tugas organisasi akan dan telah
terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana, kebijakan, instruksi dan
ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Pengawasan berfungsi untuk mencegah
secara dini kemungkinan terjadinya penyimpangan, pemborosan, penyelewengan,
hambatan, kesalahan dan kegagalan dalam pencapaian tujuan dan sasaran serta
pelaksanaan tugas-tugas organisasi.
Jenis-jenis pengawasan
antara lain:
Ø Pengawasan Melekat, adalah
serangkaian kegiatan yang bersifat sebagai pengendalian secara bijak yang
dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya, secara preventif atau
represif agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan
efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Ø Pengawasan Fungsional,
merupakan pengawasan yang dilakukan oleh aparat atau pejabat yang tugas
pokoknya khusus membantu pimpinan untuk melaksanakan tugasnya masing-masing,
pengawasan fungsional biasanya bersifat internal.
Ø Pengawasan Teknis Fungsional, setiap
instansi berkewajiban untuk melakukan pengawasan agar kebijakan-kebijakan
negara sesuai dengan bidang tugas pokoknya masing-masing, ditaati oleh
masyarakat maupun aparatur.
Ø Pengawasan Legislatif, dikenal
juga dengan pengawasan politik, merupakan fungsi yang dimiliki parlemen di
samping fungsi legislasi dan budgeting. Pengawasan legislative ditujukan pada
pengawasan terhadap pelaksanaan UUD 1945, Hukum dan peraturan pelaksanaannya
yang termanifestasikan pada hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan
pendapat.
Ø Pengawasan yudikatif,
merupakan salah satu fungsi Mahkamah Agung untuk mengawasi peraturan di bawah
UU, sedangkan Mahkamah Konstitusi berwenang secara formal untuk menguji UU
terhadap UUD 1945.
Tipe-Tipe Pengawasan
Dalam pengawasan terdapat beberapa tipe pengawasan seperti
yang diungkapkan Winardi (2000, hal. 589).
a. Pengawasan Pendahuluan (preliminary control) .
b. Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
.
c. Pengawasan Feed Back (feed back control) .
C. PENGEMBANGAN ORGANISASI DAN
PERUBAHAN ORGANISASI
PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI (CHANGE AND ORGANIZATION
DEVELOPMENT )
Perubahan Dan Pengembangan Organisasi
Manajer senatiasa mengantisipasi perubahan-perubahan dalam
lingkungan yang akan mensyaratkan penyesuaian-penyesuaian disain organisasi diwaktu
yang akan datang. Perubahan-perubahan dalam lingkungan organisasi dapat
disebabkan oleh kekuatan internal dan kekuatan eksternal. Berbagai kekuatan
eksternal dapat menekan organisasi untuk mengubah tujuan, struktur dan
operasinya. Sedangkan perubahan dari faktor seperti tujuan, kebijakan manajer,
sikap karyawan, strategi dan teknologi baru juga dapat merubah organisasi.
Cara Penanganan Perubahan
Cara menangani perubahan organisasi memerlukan pendekatan.
Cara pertama adalah konsep perubahan reaktif dan yang kedua program perubahan
yang direncanakan ( Planed Cange )
Pada cara pertama biayanya murah dan sederhana serta ditangani
secara cepat, di mana manajer akan memberikan reaksi setelah masalah terjadi.
Misalnya bila peraturan pemerintah baru mensyaratkan perusahaan untuk mempunyai
perlindungan terhadap kebakaran mungkin manajer membeli alat-alat kebakaran.
Pendekatan yang kedua atau juga disebut proses produktif,
thomas dan Bennis mendefinisikan perubahan yang direncanakan sebagai
perencanaan dan implementasi inovasi struktural, kebijaksanaan secara sengaja.
Pendekatan ini tepat bila keseluruhan atau sebagaian besar satuan organisasi
menyiapkan diri untuk menyesuaikan dengan perubahan.
Penolakan Terhadap Perubahan
Ada tiga sumber penolakan terhadap perubahan yaitu :
1. Ketidak pastian tentang akibat dan pengaruh perubahan
2. Ketidak pastian untuk melepaskan keuntungan-keuntungan yang
ada
3. Pengetahuan akan kelemahan-kelemahan dalam perubahan yang
diusulkan.
Peoses Pengelolaan Perubahan
Proses perubahan harus mencakup dua gagasan dasar untuk
mencapai kualifikasi organisasi. Pertama ada retribusi kekuasaan dalam struktur
organisasi, kedua retribusi ini dihasilkan dari proses perubahan yang bersifat
pengembangan.
Pendekatan Perubahan Organisasi
Harold J. Leavitt menyatakan bahwa organisasi dapat diubah
melalui pengubahan struktur, teknologi dan atau orang-orangnya.
Pendekatan Struktur
Pengubahan struktur organisasi menyangkut modifikasi dan
pengaturan sistem internal, seperti acuan kerja, ukuran dan komposisi kelompok
kerja, sistem komunikasi, hubungan-hubungan tanggung jawab atau wewenang.
Pendekatan struktural dibagi menjadi tiga kelompok yang terdiri dari :
Pertama melalui aplikasi prinsip-prinsip perancangan organisai
klasik. Pendekatan ini berusaha untuk memperbaiki penciptaan pembagian kerja
yang tepat dari tanggung jawab jabatan para anggota organisasi, pengubahan
rentang manajemen, deskripsi jabatan dan sebagainya.
Kedua desentralisasi. Hal ini didasarkan pada penciptaan
satuan-satuan organisasi yang lebih kecil dan dapat berdiri sendiri dan
memutuskan perhatian pada kegiatan yang berorientasi tinggi. Hasilnya perbaikan
prestasi kerja. Ketiga modifikasi aliran kerja dalam organisasi. Pendekatan ini
didasarkan pada pemikiran bahwa aliran kerja dan pengelompokan keahlian yang
tepat akan berakibat kenaikan produktifitas secara langsung dan cenderung
memperbaiki semangat dan kepuasan kerja.
| di 08.52
Pengertian kepemimpinan & perkembangan teori
kepemimpinan
Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari
ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat
mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia. Ada banyak pengertian yang
dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing,
definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.
Pengertian Kepemimpinan Menurut Para ahli :
Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian
Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau
bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing
orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan
yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup
mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan
penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki
keahlian khusus yang tepat bagi
situasi yang khusus.
Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa
kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok,
kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan
atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk
mencapai tujuan organisasi atau kelompok
A. Teori Timbulnya Kepemimpinan
Di antara berbagai teori yang menjelaskan sebab-sebab timbulnya kepemimpinan terdapat tiga teori yang menonjol, yaitu :
Di antara berbagai teori yang menjelaskan sebab-sebab timbulnya kepemimpinan terdapat tiga teori yang menonjol, yaitu :
1. Teori Keturunan (Heriditary Theory)
2. Teori Kejiwaan (Psychological Theory)
3. Teori Lingkungan (Ecological Theory)
Masing – masing teori dapat dikemukakan secara singkat :
1. Teori Keturunan
Inti daripada teori ini, ialah :
a. Leaders are born not made.
b. Seorang pemimpin menjadi pemimpin karena bakat – bakat yang dimiliki sejak dalam kandungan.
c. Seorang pemimpin lahir karena memamng ditakdirkan. Dalam situasi apapun tetap muncul menjadi pemimpin karena bakat-bakatnya.
2. Teori Kejiwaan.
a. Leaders are made and not born.
b. Merupakan kebalikan atau lawan dari teori keturunan.
c. Setiap orang bias menjadi pemimpin melalui proses pendidikan dan pengalaman yang cukup.
3. Teori Ekologis
a. Timbul sebagai reaksi terhadap teori genetis dan teori social.
b. Seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin, apabila pada waktu ahir telah memiliki bakat, dan bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui proses pendidikan yang teratur dan pengalaman.
c. Teori ini memanfaatkan segi-segi positif teori genetis dan teori social.
d. Teori yang mendekati kebenaran.
B. Teori Kepemimpinan Berdasarkan Sifat
Di tinjau dari segi sejarah, pemimpin atau kepemimpinan lahir sejak nenek moyang, sejak terjadinya hubungan kerjasama atau usaha bersama antara manusia yang satu dengan dengan manusia yang lain untuk menjapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Jadi kepemimpinan lahir bersama – sama timbulnya peradaban manusia. seperti contohnya :
2. Teori Kejiwaan (Psychological Theory)
3. Teori Lingkungan (Ecological Theory)
Masing – masing teori dapat dikemukakan secara singkat :
1. Teori Keturunan
Inti daripada teori ini, ialah :
a. Leaders are born not made.
b. Seorang pemimpin menjadi pemimpin karena bakat – bakat yang dimiliki sejak dalam kandungan.
c. Seorang pemimpin lahir karena memamng ditakdirkan. Dalam situasi apapun tetap muncul menjadi pemimpin karena bakat-bakatnya.
2. Teori Kejiwaan.
a. Leaders are made and not born.
b. Merupakan kebalikan atau lawan dari teori keturunan.
c. Setiap orang bias menjadi pemimpin melalui proses pendidikan dan pengalaman yang cukup.
3. Teori Ekologis
a. Timbul sebagai reaksi terhadap teori genetis dan teori social.
b. Seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin, apabila pada waktu ahir telah memiliki bakat, dan bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui proses pendidikan yang teratur dan pengalaman.
c. Teori ini memanfaatkan segi-segi positif teori genetis dan teori social.
d. Teori yang mendekati kebenaran.
B. Teori Kepemimpinan Berdasarkan Sifat
Di tinjau dari segi sejarah, pemimpin atau kepemimpinan lahir sejak nenek moyang, sejak terjadinya hubungan kerjasama atau usaha bersama antara manusia yang satu dengan dengan manusia yang lain untuk menjapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Jadi kepemimpinan lahir bersama – sama timbulnya peradaban manusia. seperti contohnya :
Machiavelli
Ia terkenal tentang nasehatnya mengenai kebijaksanaan yang harus dimiliki oleh seorang Perdana Mentri, yaitu antara lain harus mempunyai keahlian dalam :
a. Upacara – upacara ritual, kebaktian keagamaan
b. Peratuaran dan perundang – undangan
c. Pemindahan dan pengangkutan
d. Pemberian honorium/pembayaran dan kepangkatan
e. Upacara – upacara dan adat kebiasaan.
f. Pemindahan pegawai untuk menhindarkan kegagalan
g. Bertani dan pekerjaan lainnya.
Empuh Prapanca dengan bukunya yang terkenal Negara
Kertagama menyebut 15 sifat yang baik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin
yaitu:
a. Wijana, sikap bijaksana
b. Mantri wira, sebagai pembela negara sejati
c. Wicaksaning naya, bijaksana dalam arti melihat masa lalu, kemampuan analisa, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
d. Matanggwan, mendapat kepercayaan yang tinggi dari yang dipimpinnya.
e. Satya bakti haprabu, setia dan bakati kepada atasan (loyalitas).
f. Wakjana, pandai berpidato dan berdiplomasi.
g. Sajjawopasama, tidak sombong, rendah hati, manusiawi.
h. Dhirrottsaha, bersifat rajin sungguh- sungguh kreatif dan penuh inisiatif.
i. Tan-lalana, bersifat gembira, periang.
j. Disyacitra, Jujur terbuka.
k. Tancatrisan, tidak egoistis.
l. Masihi Samastha Bhuwana, bersifat penyayang, cinta alam.
m. Ginong Pratidina, tekun menegakkan kebenaran.
n. Sumantri, sebagai abdi negara yang baik.
o. Ansyaken musuh, mampuh memusnakan setiap lawan.
Ajaran Hasta Brata.
Hasta Bhrata (delapan pedoman pilihan) yang terdapat dalam kitab Ramayana berisi sifat - sifat positif sebagai pedoman bagi setiap pemimpin adalah :
a. Sifat matahari (surya) Yaitu:
- Menerangi dunia dan memberi kehidupan pada semua mahluk.
- Menjadi penerang selurah rakyat.
- Jujur dan rajin bekerja sehingga negara aman dan sentosa.
b. Sifat bulan (candra) yaitu:
- Memberi penerangan terhadap rakyat yang sedang dalam kegelapan (kesulitan)
- Menerangkan perasaan dan melindungi rakyat sehingga terasa tentram untuk menjalankan tugas masing- masing.
c. Sifat Bintang (kartika) yaitu:
- Menjadi pusat pandangan sumber susila dan budaya, dan menjadi suri tauladan
d. Sifat Awan yaitu :
- Dapat menciptakan kewibawaan
- Tindakan mendorong agar rakyat tetap taat.
e. Sifat Bumi yaitu:
- Ucapanya sederhana.
- Teguh, dan kokoh pendiriannya.
f. Sifat Samudera,yaitu:
- mempunyai pandangan yang luas
- membuat rakyat seia sekata.
g. Sifat Api (Agni) yaitu:
- Menghukum siapa saja yang bersalah tanpa pandang bulu.
h. Sifat Angin (Bayu) yaitu :
- terbuka dan tidak ragu – ragu terhadap semua masalah.
- Bersikap adil terhadap siapa pun.
a. Wijana, sikap bijaksana
b. Mantri wira, sebagai pembela negara sejati
c. Wicaksaning naya, bijaksana dalam arti melihat masa lalu, kemampuan analisa, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
d. Matanggwan, mendapat kepercayaan yang tinggi dari yang dipimpinnya.
e. Satya bakti haprabu, setia dan bakati kepada atasan (loyalitas).
f. Wakjana, pandai berpidato dan berdiplomasi.
g. Sajjawopasama, tidak sombong, rendah hati, manusiawi.
h. Dhirrottsaha, bersifat rajin sungguh- sungguh kreatif dan penuh inisiatif.
i. Tan-lalana, bersifat gembira, periang.
j. Disyacitra, Jujur terbuka.
k. Tancatrisan, tidak egoistis.
l. Masihi Samastha Bhuwana, bersifat penyayang, cinta alam.
m. Ginong Pratidina, tekun menegakkan kebenaran.
n. Sumantri, sebagai abdi negara yang baik.
o. Ansyaken musuh, mampuh memusnakan setiap lawan.
Ajaran Hasta Brata.
Hasta Bhrata (delapan pedoman pilihan) yang terdapat dalam kitab Ramayana berisi sifat - sifat positif sebagai pedoman bagi setiap pemimpin adalah :
a. Sifat matahari (surya) Yaitu:
- Menerangi dunia dan memberi kehidupan pada semua mahluk.
- Menjadi penerang selurah rakyat.
- Jujur dan rajin bekerja sehingga negara aman dan sentosa.
b. Sifat bulan (candra) yaitu:
- Memberi penerangan terhadap rakyat yang sedang dalam kegelapan (kesulitan)
- Menerangkan perasaan dan melindungi rakyat sehingga terasa tentram untuk menjalankan tugas masing- masing.
c. Sifat Bintang (kartika) yaitu:
- Menjadi pusat pandangan sumber susila dan budaya, dan menjadi suri tauladan
d. Sifat Awan yaitu :
- Dapat menciptakan kewibawaan
- Tindakan mendorong agar rakyat tetap taat.
e. Sifat Bumi yaitu:
- Ucapanya sederhana.
- Teguh, dan kokoh pendiriannya.
f. Sifat Samudera,yaitu:
- mempunyai pandangan yang luas
- membuat rakyat seia sekata.
g. Sifat Api (Agni) yaitu:
- Menghukum siapa saja yang bersalah tanpa pandang bulu.
h. Sifat Angin (Bayu) yaitu :
- terbuka dan tidak ragu – ragu terhadap semua masalah.
- Bersikap adil terhadap siapa pun.
C. Teori Kepemimpinan Berdasarkan Tingkah Laku
Dengan memusatkan pada ciri-ciri dan gaya yang
dimiliki oleh setiap pemimpin yang bersangkutan, mereka yakin akan berhasil
dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya. Sehingga gaya dan ciri-ciri tersebut
akan menimbulkan berbagai tipe.
Tipe , gaya dan prilaku
pemimpin
Ada beberapa tipe kepemimpinan yaitu :
1. Tipe Otoriter
2. Tipe Demokratis
3. Tipe Semuanya
4. Tipe Militeristis
5. Tipe Paternalistik
6. Tipe Karismatis
1. Tipe Otoriter
Tipe ini mempunyai sifat-sifat:
a. Semua kebijaksanaan ditentukan oleh pemimpin
b. Organisasi dianggap milik pribadi pemimpin
c. Segala tugas dan pelaksanaannya ditentukan oleh pemimpin .
d. Kurang ada partisipasi dari bawahan .
e. Tidak menerima kritik, saran dan pendapat bawahan .
2. Tipe Demokratis
a. Semua kebijaksanaan dan keputusan dilakukan sebagai hasil diskusi dan musyawarah .
b. Kebijaksanaan yang akan dating ditentukan melalui musyawarah dan diskusi.
c. Anggota kelompok, bebas bekerjasama dengan anggota yang lain, dan berbagai tugas diserahkan kepada kelompok .
d. Kritik dan pujian bersifat objektif dan berdasarkan fakta-fakta .
e. Pemimpin ikut berpartisipasi dalam kegiatan sebagai anggota biasa .
f. Mengutamakan kerjasama .
3. Tipe Semuanya
a. Kebebasan diberikan sepenuhnya kepada kelompok atau perseorangan di dalam pengambilan kebijaksanaan maupun keputusan .
b. Pemimpin tidak terlibat dalam musyawarah kerja .
c. Kerjasama antara anggota tanpa campur tangan pemimpin .
d. Tidak ada kritik, pujian atau usaha mengatur kegiatan pemimpin .
Di samping ketiga gaya kepemimpinan diatas Sondang P.Siagian, MPA.,Ph.D. mengemukakan tipe pemimpin yang lain, ialah:
4. Tipe Militeristis
a. Lebih sering mempergunakan perintah terhadap bawahan .
b. Perintah terhadap bawahan sangat tergantung pada pangkat dan jabatan .
c. Menyenangi hal-hal yang bersifat formal .
d. Sukar menerima kritik .
e. Menggemari berbagai upacara .
5. Tipe Paternalistik
a. Bersikap melindungi bawahan .
b. Bawahan dianggap manusia yang belum dewasa .
c. Jarang ada kesempatan pada bawahan untuk mengambil inisiatif .
d. Bersikap maha tahu .
6. Tipe Karismatis
a. Mempunyai daya tarik yang besar, oleh karenanya mempunyai pengikut yang besar .
b. Daya tarik yang besar tersebut kemungkinan disebabkan adanya kekuatan gaib (supernature) .
Tipe ini mempunyai sifat-sifat:
a. Semua kebijaksanaan ditentukan oleh pemimpin
b. Organisasi dianggap milik pribadi pemimpin
c. Segala tugas dan pelaksanaannya ditentukan oleh pemimpin .
d. Kurang ada partisipasi dari bawahan .
e. Tidak menerima kritik, saran dan pendapat bawahan .
2. Tipe Demokratis
a. Semua kebijaksanaan dan keputusan dilakukan sebagai hasil diskusi dan musyawarah .
b. Kebijaksanaan yang akan dating ditentukan melalui musyawarah dan diskusi.
c. Anggota kelompok, bebas bekerjasama dengan anggota yang lain, dan berbagai tugas diserahkan kepada kelompok .
d. Kritik dan pujian bersifat objektif dan berdasarkan fakta-fakta .
e. Pemimpin ikut berpartisipasi dalam kegiatan sebagai anggota biasa .
f. Mengutamakan kerjasama .
3. Tipe Semuanya
a. Kebebasan diberikan sepenuhnya kepada kelompok atau perseorangan di dalam pengambilan kebijaksanaan maupun keputusan .
b. Pemimpin tidak terlibat dalam musyawarah kerja .
c. Kerjasama antara anggota tanpa campur tangan pemimpin .
d. Tidak ada kritik, pujian atau usaha mengatur kegiatan pemimpin .
Di samping ketiga gaya kepemimpinan diatas Sondang P.Siagian, MPA.,Ph.D. mengemukakan tipe pemimpin yang lain, ialah:
4. Tipe Militeristis
a. Lebih sering mempergunakan perintah terhadap bawahan .
b. Perintah terhadap bawahan sangat tergantung pada pangkat dan jabatan .
c. Menyenangi hal-hal yang bersifat formal .
d. Sukar menerima kritik .
e. Menggemari berbagai upacara .
5. Tipe Paternalistik
a. Bersikap melindungi bawahan .
b. Bawahan dianggap manusia yang belum dewasa .
c. Jarang ada kesempatan pada bawahan untuk mengambil inisiatif .
d. Bersikap maha tahu .
6. Tipe Karismatis
a. Mempunyai daya tarik yang besar, oleh karenanya mempunyai pengikut yang besar .
b. Daya tarik yang besar tersebut kemungkinan disebabkan adanya kekuatan gaib (supernature) .
Disamping teori yang telah
dikemukakan diatas, ada teori lain yang Dikemukakan oleh W.J. Reddin dalam
artikelnya yang berjudul “What Kind of Manager”.
Ada tiga pola dasar yang dapat dipakai untuk menentukan watak atau tipe seorang pemimpin. Ketiga pola dasar tersebut :
1. Berorientasi tugas (task orientation).
2. Berorientasi pada hubungan kerja (Relationship orientation).
3. Berorientasi pada hasil (effectiveness orientation).
Berdasarkan sedikit banyaknya orientasi atau penekanan ketiga hal diatas pada diri seorang pemimpin akan dapat ditentukan delapan tipe pemimpin masing-masing ialah:
1. Deserter
2. Bureaucrat
3. Missionary
4. Developer
5. Autocrat
6. Benevolent autocrat
7. Compromiser
8. Executive
Ada tiga pola dasar yang dapat dipakai untuk menentukan watak atau tipe seorang pemimpin. Ketiga pola dasar tersebut :
1. Berorientasi tugas (task orientation).
2. Berorientasi pada hubungan kerja (Relationship orientation).
3. Berorientasi pada hasil (effectiveness orientation).
Berdasarkan sedikit banyaknya orientasi atau penekanan ketiga hal diatas pada diri seorang pemimpin akan dapat ditentukan delapan tipe pemimpin masing-masing ialah:
1. Deserter
2. Bureaucrat
3. Missionary
4. Developer
5. Autocrat
6. Benevolent autocrat
7. Compromiser
8. Executive
Nama-nama tokoh yang berhasil memimpin & Bidang yang
dikuasainya
1. Ferdinand Marcos
Siapa yang tak kenal nama Ferdinand Marcos yang
terpilih sebagai Presiden Filipina pada tahun 1964. Selama dua dekade
masa pemerintahannya, Marcos Selalu menggaungkan ancaman komunis revolusioner,
dan menggunakannya untuk membenarkan aksinya mematikan media dan menangkap
beberapa lawan politiknya. Di masa kepemimpinan Marcos, kronisme dan korupsi
meluas. Miliaran uang negara disedot ke rekening pribadi Marcos di Swiss.
Pada tahun 1986, Marcos kembali terpilih menjadi
Presiden Filipina. Namun pemilu yang diduga dipenuhi kecurangan, intimidasi dan
kekerasan ini menjadi titik klimaks bagi dirinya. Marcos akhirnya diturunkan
dari jabatannya dalam Revolusi EDSA pada tahun yang sama. Bersama istrinya,
Imelda, Marcos melarikan diri dari Filipina. Marcos meninggal di pengasingannya
di Hawaii pada tahun 1989.
2. Husni Mubarak
Husni Mubarak yang merupakan mantan Komandan
Angkatan Udara Mesir ini, memulai karir politiknya pada 1975 sebagai Wakil
Presiden. Mubarak menjabat sebagai Presiden Mesir selama 3 dekade sejak tahun
1981. Di bawah kepemimpinan Mubarak, Mesir menjalin hubungan baik dengan
Amerika Serikat. Bantuan miliaran dolar AS berhasil didapatkannya dalam rangka
menjaga dukungan untuk Israel dan membasmi politik Islam. Namun, pada 11
Februari 2011, Mubarak yang berusia 83 tahun ini akhirnya mengundurkan diri
dari kursinya sebagai presiden menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran oleh
rakyat Mesir selama 18 hari di awal 2011 yang menewaskan 850 orang.
3. Fulgencio Batista
Fulgencio Batista yang menjabat Presiden Kuba
selama 2 dekade ini dikenal sebagai pemimpin diktator yang brutal yang memimpin
Kuba sejak 1933. Pada tahun 1944, masa jabatannya berakhir dan Batista pun
meninggalkan Kuba. Namun, 8 tahun kemudian, Batista melancarkan aksi kudeta dan
berhasil memimpin kembali Kuba. Hampir semua sektor pemerintah dikontrol secara
otoriter oleh Batista. Mulai dari ekonomi, kongres, pendidikan, hingga media.
Selain itu, Batista juga memperkaya dirinya sendiri dengan uang negara. Batista
berhasil dilengserkan dari jabatannya pada tahun 1959, melalui Revolusi Kuba
yang dipimpin oleh Fidel Castro. Setelah itu, Batista diketahui kabur ke luar
negeri dan berpindah-pindah tempat tinggal, hingga akhirnya meninggal pada 1973
di Guadalamina, Spanyol.
4. Antonio Salazar
Nama Antonio Salazar dinilai menjadi salah satu
pemimpin paling otoriter di Benua Eropa. Salazar memimpin Portugal sejak 1932
hingga 1968. Bentuk pemerintahan Salazar disebut nasionalis konservatif, atau
sebagian orang menyebutnya fasis. Salazar memegang teguh visi anakronistik,
yakni bahwa Portugal masih memiliki kekuatan kekaisaran dan berhak menginvasi
koloni-koloninya di selatan Afrika. Rezim Salazar dijuluki ‘Estado Novo’ atau
negara baru, yang membanggakan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, namun masih
sarat dengan penindasan. Pada tahun 1960-an, muncul pemberontakan besar-besaran
terhadap rezim Salazar di Mozambik dan Angola. Saat menderita pendarahan otak
pada tahun 1968, Salazar dilengserkan dari kekuasaannya secara diam-diam. Dan tahun
1974, Revolusi Bunga menandai berakhirnya rezim Salazar.
5. Pol Pot
Hanya 4 tahun Pol Pot dan Khmer Merah memerintah
Kamboja. Tapi selama kurun waktu 1975-1979, tidak kurang dari 1,7 juta rakyat
Kamboja dibantai. Pol Pot yang dipanggil ‘saudara nomor satu’ ini membuat
Kamboja menjadi ladang pembantaian. Invasi Vietnam ke Kamboja tahun 1978
membuat Pol Pot terdesak dari Phnom Penh. Dia melanjutkan pemerintahannya dari
hutan. Sebelum akhirnya persembunyiannya dibocorkan anak buahnya sendiri. Pol
Pot tewas saat menjalani tahanan rumah tanggal 15 April 1998.
| di 08.32
Pengertian Organisasi
dan Macam-macam organisasi ?
Pengertian
organisasi menurut para ahli :
1. Organisasi Menurut
Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut
James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut
Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Kesimpulannya Organisasi itu adalah sekelompok orang
(dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk
mencapai tujuan yang mereka sepakati.
Macam – macam organisasi :
Ø Organisasi Niaga
Organisasi
Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya untuk mencari keuntungan
Contoh
Organisasi Niaga :
ü Perseroan Terbatas (PT)
ü Perseroan Komanditer (CV)
ü Firma (FA)
ü Koperasi
ü Join Ventura
ü Trus
ü Kontel
ü Holding Company
Ø Organisasi Sosial
Organisasi
Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
contohnya:
ü Jalur pembentukan organisasi
Kemasyarakatan
ü Jalur Keagamaan
ü Jalur Profesi
ü Jalur Kepemudaan
ü Jalur Kemahasiswaan
ü Jalur Kepartaian & Kekaryaan
Ø Organisasi Regional & International
ü Organisasi Regional
Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi
beberapa negara tertentu saja.
ü Organisasi Internasional
Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya
meliputi negara di dunia.
Macam-macam organisasi
internasional
UN = United Nation = PBB (1945)
UNICEF =
United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya
diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
UNESCO = the
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November
1945)
UNCHR =
United Nations Commission on Human Rights (2006)
UNHCR =
Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
UNDPR = The
United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
UNSCOP = The
United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
WHO = World
Health Organization (7 April 1948)
IMF =
International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
NATO = North
Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)
NGO =
Non-Governmental Organizations .Dalam bahasa Indonesia Lembaga Swadaya
Masyarakat – LSM, yg didirikan oleh perorangan atau per-group dan tdk terikat
oleh pemerintah.
GREENPEACE
(40 negara, dari Europe, State of America, Asia, Africa dan Pacific, semenjak
1971).
AMNESTY
International (1961, memiliki sekitar 2,2 juta anggota, dari 150 negara,
organisasi yg membantu menghentikan penyelewengan/pelecehan hak azasi manusia)
WWF = the
World Wildlife Fund (1985, Memiliki hampir 5 juta pendukung, distribusi dari
lima benua, memiliki perkantoran/perwakilan di 90 negara).
G8 = Group
of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian
dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya,
Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni
Eropa.
EU = The
European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
DANIDA =
Danish International Development Assistance (Organisasi yg memberikan bantuan
kepada negara2 miskin, pengungsi, bencana alam)
ICRC =
International Committee of the Red Cross (1863) = Palang Merah, gerakan bantuan
kemanusiaan saat bencana alam atau peperangan.
OPEC =
Organization of the Petroleum Exporting Countries (1960, anggota 13 negara,
termasuk Indonesia)
ASEAN =
Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia
Tenggara (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor
Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan
akan menjadi anggota)
Apa Saja Bentuk Bagan
Dalam Struktur Organisasi ?
Dalam suatu
Organisasi pasti lah ada juga sebuh Stuktur nya jika dalam organisasi tidak ada
strukturnya maka suatu perusahaan itu pasti akan bobrok dan hancur dalam
penyusunan jabatannya masing-masing dan berikut adalah contoh dari gambar Bagan
yang biasa perusahaan-perusahaan pakai pada umumnya yaitu:
A. Bagan Horizontal
mengapa bagan tersebut di katakan horizontal
karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat
dalam perusahaan tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping
Bagan Struktur Organisasi
Berbentuk Horizontal
B. Bagan Vertikal
Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan
Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika dalam perusahaan banyak
sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan
ini akan semakin panjang ke bawah.
Bagan Struktur Organisasi
Berbentuk Vertikal
C. Bagan Lingkaran
Kenapa bagan
ini berbentuk lingkaran karna mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat
memiliki perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu
tersebut oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model
bagan ini jika setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah
diameternya dan semakin membesar.
Bagan Struktur Organisasi Berbentuk Lingkara
D. Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.
Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi
Kegiatan Organisasi?
Faktor-
faktor yang mempengaruhi organisasi secara umum digolongkan dengan pengaruh
internal dan eksternal.
Faktor Internal
faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut.
contoh pengaruh internal:
Faktor Internal
faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut.
contoh pengaruh internal:
ü Kemampuan Sumber daya individu
dalam organisasi. kemampuan yang minim tentu saja dapat berpengaruh terhadap
kemajuan organisasi tersebut.
faktor yang berasal dari luar organisasi. faktor eksternal juga dapat
memberikan dampak bagi organisasi tersebut, namun apabila internal organisasi
dapat mempertahankan konsep pemikiran serta pandangan terhadap tujuan
organisasi tersebut, faktor eksternal tidak begitu berpengaruh.
contoh pengaruh eksternal:
contoh pengaruh eksternal:
ü Teknologi, tergantung bagaimana
organisasi tersebut meng-implementasikannya. karena teknologi tersebut dapat
menjadi faktor yang dapat memajukan organisasi.
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
| di 08.07
Pengertian pandangan hidup adalah sebuah
arah,tujuan,pedoman yang menjadi acuan yang menjadi pegangan hidupnya. Manusia harus
punya pandangan hidup karena kalo manusia tidak punya pandangan hidup maka
manusia tersebut tidak ada tujuan dan arah hidupnya mau kemana kelak nanti . Pandangan
hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat
diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan
hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan
hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang
terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan
hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannyaPandangan
hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu ;
a. Cita-cita
b. Kebajikan
c. Usaha
d. Keyakinan / kepercayaan
Ø Pandangan
hidup dari sisi agama:
Bagi umat islam pandangan hidup atau pedoman
hidupnya adalah al-quran karena didalam al-quran sudah dijelaskan semuanya
tentang pandangan hidup manusia untuk bisa menjadi manusia yang berguna didunia
dan diakhirat, sebagai contohnya yaitu kita tau bahwa kalo kita berbuat hal
dilarang maka kita akan mendapat ganjarannya dan sebaliknya apabila kita
melakukan perintahnya maka kita akan mendapatkan pahala.
Ø Pandangan
hidup dari sisi idiologi:
Menurut wikipedia Ideologi adalah kumpulan ide
atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir
abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat
dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu
(bandingkanWeltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari
hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide
yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan
untama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses
pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya
sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat
konsep ini menjadi inti politik
Ø Pandangan
hidup juga bisa diartikan sebagai cita-cita yang harus dicapai , manusia pasti
memilikai cita-cita dalam hidupnya mereka mungkin bisa melihat dari orang
tuanya atau lingkungannya yang membuat mereka bermotivasi untuk bisa mewujudkan
suatu inovasi yang mereka ingin kan.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
1. mengenal
2. mengerti
3. menghayati
4. meyakini
5. mengabdi
6. mengamankan
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)

