Pengertian Organisasi
dan Macam-macam organisasi ?
Pengertian
organisasi menurut para ahli :
1. Organisasi Menurut
Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut
James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut
Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Kesimpulannya Organisasi itu adalah sekelompok orang
(dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk
mencapai tujuan yang mereka sepakati.
Macam – macam organisasi :
Ø Organisasi Niaga
Organisasi
Niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya untuk mencari keuntungan
Contoh
Organisasi Niaga :
ü Perseroan Terbatas (PT)
ü Perseroan Komanditer (CV)
ü Firma (FA)
ü Koperasi
ü Join Ventura
ü Trus
ü Kontel
ü Holding Company
Ø Organisasi Sosial
Organisasi
Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
contohnya:
ü Jalur pembentukan organisasi
Kemasyarakatan
ü Jalur Keagamaan
ü Jalur Profesi
ü Jalur Kepemudaan
ü Jalur Kemahasiswaan
ü Jalur Kepartaian & Kekaryaan
Ø Organisasi Regional & International
ü Organisasi Regional
Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi
beberapa negara tertentu saja.
ü Organisasi Internasional
Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya
meliputi negara di dunia.
Macam-macam organisasi
internasional
UN = United Nation = PBB (1945)
UNICEF =
United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya
diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
UNESCO = the
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November
1945)
UNCHR =
United Nations Commission on Human Rights (2006)
UNHCR =
Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
UNDPR = The
United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
UNSCOP = The
United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
WHO = World
Health Organization (7 April 1948)
IMF =
International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
NATO = North
Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)
NGO =
Non-Governmental Organizations .Dalam bahasa Indonesia Lembaga Swadaya
Masyarakat – LSM, yg didirikan oleh perorangan atau per-group dan tdk terikat
oleh pemerintah.
GREENPEACE
(40 negara, dari Europe, State of America, Asia, Africa dan Pacific, semenjak
1971).
AMNESTY
International (1961, memiliki sekitar 2,2 juta anggota, dari 150 negara,
organisasi yg membantu menghentikan penyelewengan/pelecehan hak azasi manusia)
WWF = the
World Wildlife Fund (1985, Memiliki hampir 5 juta pendukung, distribusi dari
lima benua, memiliki perkantoran/perwakilan di 90 negara).
G8 = Group
of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian
dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya,
Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni
Eropa.
EU = The
European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
DANIDA =
Danish International Development Assistance (Organisasi yg memberikan bantuan
kepada negara2 miskin, pengungsi, bencana alam)
ICRC =
International Committee of the Red Cross (1863) = Palang Merah, gerakan bantuan
kemanusiaan saat bencana alam atau peperangan.
OPEC =
Organization of the Petroleum Exporting Countries (1960, anggota 13 negara,
termasuk Indonesia)
ASEAN =
Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia
Tenggara (PERBARA) ( Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor
Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan
akan menjadi anggota)
Apa Saja Bentuk Bagan
Dalam Struktur Organisasi ?
Dalam suatu
Organisasi pasti lah ada juga sebuh Stuktur nya jika dalam organisasi tidak ada
strukturnya maka suatu perusahaan itu pasti akan bobrok dan hancur dalam
penyusunan jabatannya masing-masing dan berikut adalah contoh dari gambar Bagan
yang biasa perusahaan-perusahaan pakai pada umumnya yaitu:
A. Bagan Horizontal
mengapa bagan tersebut di katakan horizontal
karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat
dalam perusahaan tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping
Bagan Struktur Organisasi
Berbentuk Horizontal
B. Bagan Vertikal
Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan
Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika dalam perusahaan banyak
sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan
ini akan semakin panjang ke bawah.
Bagan Struktur Organisasi
Berbentuk Vertikal
C. Bagan Lingkaran
Kenapa bagan
ini berbentuk lingkaran karna mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat
memiliki perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu
tersebut oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model
bagan ini jika setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah
diameternya dan semakin membesar.
Bagan Struktur Organisasi Berbentuk Lingkara
D. Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.
Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi
Kegiatan Organisasi?
Faktor-
faktor yang mempengaruhi organisasi secara umum digolongkan dengan pengaruh
internal dan eksternal.
Faktor Internal
faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut.
contoh pengaruh internal:
Faktor Internal
faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut.
contoh pengaruh internal:
ü Kemampuan Sumber daya individu
dalam organisasi. kemampuan yang minim tentu saja dapat berpengaruh terhadap
kemajuan organisasi tersebut.
faktor yang berasal dari luar organisasi. faktor eksternal juga dapat
memberikan dampak bagi organisasi tersebut, namun apabila internal organisasi
dapat mempertahankan konsep pemikiran serta pandangan terhadap tujuan
organisasi tersebut, faktor eksternal tidak begitu berpengaruh.
contoh pengaruh eksternal:
contoh pengaruh eksternal:
ü Teknologi, tergantung bagaimana
organisasi tersebut meng-implementasikannya. karena teknologi tersebut dapat
menjadi faktor yang dapat memajukan organisasi.


.jpg)

0 komentar:
Posting Komentar