mengoreksi berita
Berikut contoh berita yang tidak sesuai EYD
Kondisi permukaan darat yang lebih rendah,
serta saluran air yang sering tidak lancar di beberapa titik lokasi jalan di
wilayah Jakarta Utara sering menyebabkan timbulnya genangan air secara
mendadak. Seperti datangnya, perlahan genangan air tersebut akan surut beberapa
lama kemudian pasca hujan berhenti.
Namun, melihat kondisi tersebut tentu
sangat memprihatinkan. Terlebih bagi mereka pengguna kendaraan baik roda dua
maupun roda empat. Andi, tukang ojek di Pos 9 di Jalan Enggano, mengatakan
sudah biasa dengan kondisi tersebut. “Sudah biasa jalan ini banjir kalau hujan,
apalagi kalau hujan deres lama, nggak bisa lewat motor,” kata Andi
kepada wartawan, Selasa (30/10/2012).
Berdasarkan pantauan Kompas.com,
hujan yang mengguyur beberapa
wilayah di Jakarta Utara, khususnya di wilayah Tanjung Priok pada siang
tadi sontak membuat sejumlah titik jalan dengan permukaan tanah rendah, ibarat sebuah bak air. Kendaraan yang melintas di lokasi pun terpaksa
melambatkan kecepatan sehingga menyebabkan antrian.
Pada sejumlah titik, seperti genangan air
di depan terminal Tanjung Priok (berdekatan dengan stasiun Tanjung Priok)
sejumlah pengendara motor sampai mengangkat kedua kaki mereka menghindari air
setinggi lutut orang dewasa. Tidak cuma di sana, dari arah tersebut di Jalan
Enggano menuju per tigaan lampu merah Mambo, juga ditemui titik-titik dengan
genangan air.
Selain
itu, pada jalan arah menuju pelabuhan Tanjung Priok, di Jalan Sulawesi (arah
Kolinlamil) juga tergenang air hampir setinggi lutut orang dewasa.
kata “deres” seharusnya adalah “deras”
kata “nggak” seharusnya adalah “tidak”
kata “ibarat” seharusnya adalah “seperti”
kata “Cuma” seharusnya adalah “hanya”.
kata “mengguyur” seharusnya “membasahi”.
0 komentar:
Posting Komentar