Manusia dan penderitaan




Penderitaan adalah suatu realitas kehidupan manusia karena rasa ketidak nyamanan akibat beberapa hal atau kondisi yang mereka alami. Namun intensitas penderitaan manusia berbeda-bada mulai dari tingkat yang paling rendah sampai tingkat yang paling sulit. Tingkat penderitaan seseorang bisa dilihat dari individu itu sendiri karena suatu peristiwa kita dianggap sebuah penderitaan belom tentu sebagai penderitaan bagi orang lain.

 Penderitaan juga bisa menjadi sebuah pelajaran bagi kita untuk menggapai sebuah kebahagian atau bisa dibilang sebagai motivasi untuk bisa lebih giat lagi atau tidak melakukan kesalahan yang sama, tetapi banyak juga yang di beri cobaan begitu berat sehingga ia sampai tidak bisa mengatasinya bisa dibilang frustasi ada yang gila bahkan sampai ada yang bunuh diri .Sebenarnya sebuah penderitaan adalah wujud untuk kita bisa berkaca diri untuk menggapai sebuah kebahagian karena tidak ada kebahagian tampa usaha atau perjuangan yang keras. 

Sebagai contoh seorang gadis yang hidupnya sangat sederhana dan suatu ketika ia diberikan cobaan pada saat iya berusia meranjak remaja sekitar umur 12 tahun ayahnya meninggal dunia, dengan usia dia yang baru ingin menginjak remaja ia harus kehilangan ayahnya dan dengan kondisi keluarganya yang memprihartinkan membuat ia sanagt menderita ,tetapi ia tidak pernah mengeluh kepada orang lain dia terus berusaha bangkit dari keterpurakan dengan melakukan hal” yang positif hingga ia bersekolah dari smp hingga sma dia selalu mendapatkan biasiswa ,dan hingga sekarang tidak terpikir olehnya ia bisa sampai bersekolah hingga perguruan tinggi,karena ia yakin kalo dengan berdo’a dan usaha yang keras semua kengiinin dan cita” ia bisa terwujud hingga orang tidak lagi meliat nya sebelah mata.

Contoh lain ialah penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).

Bisa kita simpulkan ternya sebuah penderitaan bisa kita ubah dengan usaha dan kerja keras unatuk menggapai kebahagian karena sebuah kebahagian itu sebenarnya sederhana tergantung bagai mana kita menilainya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar